(pada mulanya adalah KATA...)

Wednesday, April 13, 2016

Menjaga Rantai Juara Indonesia di Singapura Open SS 2016

Tommy Sugiarto (badmintonindonesia.org)

Awal tahun yang bagus. Demikian kesan yang bisa diberikan terhadap penampilan para pebulutangkis kita di ajang super series tahun ini. Betapa tidak, di tiga turnamen kelas super series dan super series premier yang dihelat sejauh ini, Indonesia tak pernah kehilangan muka. Selalu saja ada wakil yang membawa pulang gelar juara ke Tanah Air.

Torehan ciamik dibuka oleh Praveen Jordan/Debby Susanto. Ganda campuran masa depan Indonesia itu sukses menjadi juara All England Super Series Premier 2016. Prestasi yang ditorehkan pasangan nomor delapan dunia itu sekaligus menjaga nama besar Merah Putih di ajang tertua di dunia.
Tak lama kemudian, giliran ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Tak diunggulkan, mereka sukses menggondol trofi India Open Super Series 2016. Itulah gelar super series pertama bagi keduanya.

Menandai titik balik performa setelah terpuruk belakangan ini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menyabet gelar super series premier pertama yang sudah diidamkan selama dua tahun terakhir. Ganda campuran nomor satu Indonesia itu berjaya di Malaysia Open Super Series Premier 2016, sekaligus menjaga nama Indonesia di Negeri Jiran .

Walau tak menjadi juara, di ajang Malaysia Open itu nama Jonatan Christie tetap patut disebutkan. Tunggal putra masa depan itu sukses menembus hingga ke babak semifinal. Merangkak dari babak kualifikasi, pria 18 tahun itu menorehkan kejutan demi kejutan hingga nyaris ke partai puncak jika saja tak dijegal unggulan teratas, Chen Long.

Selanjutnya, turnamen super series berikutnya kini sedang berlangsung di Singapura. Para pebulutangkis terbaik dunia sedang berjuang di Singapore Indoor Stadium sejak 12 April lalu dan akan berakhir pada 17 April nanti.

Selain godaan total hadiah sebesar 350 ribu Dollar AS, jumlah poin yang tak sedikit menjadi target para pebulutangkis demi menambah pundi-pundi poin menuju Olimpiade Rio de Janeiro.

Pertanyaan penting pun menyeruak: akankah start bagus ini akan berlanjut? Apakah Merah Putih akan tetap berkibar di Singapura?

Sejauh ini, pertandingan sedang menyelesaikan babak kedua. Sebanyak 52 wakil Merah Putih sudah mulai beraksi. Tak sedikit yang harus angkat koper, namun tak sedikit pula yang terus melaju, terutama para undalan yang diharapkan membawa pulang gelar.

Para pemain terbaik seperti Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto belum juga terbendung.

Selain itu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi serta Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pun terus menjaga asa.

Berbeda dengan sector-sektor tersebut, nasib apes kembali dituai sektor tunggal putri. Kekalahan yang dialami tunggal andalan Lindaweni Fanetri melengkapi keterpurukan sektor ini. Lindaweni ditekuk unggulan pertama asal Spanyol, Carolina Marin.

Tunggal lainnya, Maria Febe Kusumastuti dan Lyanny Alessandra Mainaky pun bernasib sama. Febe dibekuk tunggal Jepang Akane Yamaguchi, 15-21, 11-21. Sementara Lyanny dijegal Li Michelle  asal Kanada dengan skor 14-21, 11-21.


Kita berharap keterpurukan yang terus mendera sektor tunggal putri bisa diimbangi dengan peningkatan di sektor lain. Setidaknya rantai gelar di turnamen super series tahun ini tak terputus.

Hasil babak II yang berlangsung Rabu, 13/04:

Ganda Campuran
Pranaav Jerry Chopra/Nelakurihi Sikki Reddy (India) vs Irfan Fadhilah/Weni Anggraini (Indonesia)
Hasil Akhir : 21-15 21-17

Tunggal Putra
Christie Jonatan (Indonesia) vs Zulfadli Zulkiffli (Malaysia)
Hasil Akhir :  21-14 21-16
Sony Dwi Kuncoro (Indonesia) vs Ginting Anthony (Indonesia)
Hasil Akhir : 9-21 21-11 21-17
Tommy Sugiarto [8] (Indonesia) vs Kenta Nishimoto (Jepang)
Hasil Akhir : 21-12 21-18

Tunggal Putri
Carolina Marin [1] (Spanyol) vs Lindaweni Fanetri (Indonesia)
Hasil Akhir : 21-12 21-9
Akane Yamaguchi [8] (Jepang) vs Maria Febe Kusumastuti (Indonesia)
Hasil Akhir :21-15 21-11
Michelle Li (Kanada) vs Lyanny Alessandra Mainaky (Indonesia)
Hasil Akhir :21-14 21-11

Ganda Putri
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) vs Natasha Herloardjo/Rofahadah Supriadi Putri (Indonesia)
Hasil Akhir : 21-3 11-3 Retired
Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari (Indonesia) vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Hasil Akhir :21-19 25-23
Naoko Fukuman [8]/Kurumi Yonao (jepang) vs Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto (Indonesia)
Hasil Akhir :21-7 21-17
Nitya Krishinda Maheswari [2]/Greysia Polii (Indonesia) vs Nadine Ashraf/Menna Eltanany (Mesir)
Hasil Akhir : 21-5 21-4
Chen Qingchen/Jia Yifan (China) vs Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari (Indonesia)
Hasil Akhir : 21-11 21-6

Ganda Putra
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (Indonesia) vs Thien How Hoon/Kok Siang Teo (Malaysia)
Hasil Akhir : 22-20 21-15
Gideon Markus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia) vs Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (Taiwan)
Hasil Akhir : 21-17 19-21 21-14
Berry Angriawan/Ryan Agung Saputra (Indonesia) vs Ali Ahmed El Khateeb/Abdelrahman Kashkal (Mesir)
Hasil Akhir : 21-11 21-10
Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido (Indonesia) vs Li Junhui/Liu Yuchen (China)
Hasil Akhir : 20-22 18-21

Belum dimainkan:
Mohammad Ahsan [2]/Hendra Setiawan (Indonesia) vs Liao Min Chun/Tseng Min Hao (Taiwan)
Susanto Yulia Yosephin (Indonesia) vs Nozomi Okuhara [2] (Jepang)

Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Kompasiana 13 April 2016.



No comments:

Post a Comment

Blog Archive

Video Bar

Loading...

Tahun Terbaik Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon

Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya juara/badmintonindonesia.org Terbaik. Kata ini bisa saja berlebihan karena tidak ada sesuatu yang tak t...