Posts

Saatnya The Lilywhites Diperhitungkan!

Image
Ket.gambar: Harry Kane (Dailymail.co.uk) Tak dapat dipungkiri persaingan menuju tangga jura Liga Primer Inggris musim ini makin sengit sekaligus penuh teka-teki. Sebelumnya, tak banyak yang menyangka bahwa sang juara bertahan Chelsea akan berada di kutub yang nyaris berbeda dengan Leicester City yang kini masih bercokol di puncak klasemen dan digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara. Seiring perjalanan waktu, komposisi penghuni papan atas Liga Primer Inggris mengalami perubahan di antaranya menghadirkan pemandangan yang sebelumnya pun tak terpikirkan yakni bercokolnya Tottenham Hotspur di peringkat dua klasemen. Kemenangan heroik di laga terkini atas calon juara, Manchester City pada Minggu (14/02/2016) menegaskan eksistensi The Lilywhites sebagai tim yang patut diperhitungkan. Tottenham tak hanya mengakhiri catatan buruk tak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir di Etihad Stadium sejak terakhir kali meraih kemenangan pada Mei 2010. Mereka juga telah men...

Rossi, Marquez, Pedrosa dan MotoGP Indonesia 2017

Image
Ket.gambar Marc Marquez (foto Detiksport) Geliat dan pesona MotoGP makin menggoda. Rivalitas dan tensi antarpara pembalap dan pabrikan semakin tinggi seperti terlihat musim kemarin. Membuat para pencintanya di Indonesia ingin menjadi saksi nyata kehebatan para jagoan beradu di lintasan balap. Persis seperti tahun 1996 dan 1997, saat Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Harapan terulangnya kenangan manis itu kembali membuncah sejak tahun lalu ketika Dorna, sang pemilik dan penyelenggara MotoGP kembali memalingkan wajah ke Indonesia. Gayung bersambut, kita pun menyambut baik tawaran manis salah satu slot di musim 2017. Letter of Intent (LOI) pun ditandatangani, tanda kepercayaan sekaligus garansi kesediaan dan kesanggupan memenuhi segala tuntutan. Namun tak cukup tanda tangan di atas kertas. Yang diperlukan adalah bukti konkret dana jaminan Rp120 miliar, master plan dan kontrak dengan batas waktu hingga 31 Januari. Pada titik ini masalah pun muncul. Selama ini Indon...

Selangkah Lagi Hendra/Ahsan!

Image
Ket.Gambar: Hendra/Ahsan (badmintonindonesia.org) Selangkah lagi ganda putra terbaik Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan merengkuh trofi pertama mereka di tahun 2016 sekaligus menjaga wajah kita di Thailand Masters 2016. Sebagai wakil semata wayang, ganda nomor dua dunia ini akan melakoni partai pamungkas pada, Sabtu (13/02/2016) petang. Hendra/Ahsan melangkah ke partai pamungkas setelah mengatasi perlawanan wakil Korea Selatan Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol, 21-15, 13-21, 21-18. Di set pertama Hendra/Ahsan tampil trengginas. Keduanya nekat melakukan perubahan posisi. Ahsan yang biasanya berada di belakang Hendra dan menjadi tukang gebuk, terlihat percaya diri merangsek ke depan net. Agresivitas dan kecepatan Ahsan melakukan sambaran keras berbuah banyak poin. Keduanya bahkan sempat unggul hingga posisi 18-10 dan mengunci perolehan poin Ko/Shin di angka 15. Hal yang ditakuti akhirnya terjadi di game kedua. Alih-alih mempertahankan konsistensi, Juara Dunia 2013 dan...

Rio Haryanto, Liyan dan Harga Diri Bangsa

Image
Ket.gambar: Rio Haryanto (Kompas.com) Arus berita tentang Rio Haryanto masih mengalir. Bahkan kini wacana tentang pembalap muda yang selangkah lebih dekat menuju Formula One semakin bercabang-cabang, menyentuh banyak sisi, memancing banyak suara pro-kontra, seiring semakin dekatnya tenggat waktu pembayaran uang muka 3 juta euro (Rp 45 miliar) dari 15 juta euro (Rp231 miliar) kepada tim Manor Marussia yang berpeluang dibelanya di musim ini.  Sura publik terpecah-belah. Ada yang merasa iba dan haru melihat betapa gigih dan penuh perjuangan seorang pemuda untuk bisa berlaga di ajang jet darat paling bergengsi itu, sementara sebagai sebuah bangsa yang besar kita seakan tak bisa berbuat apa-apa.    Namun ada pula yang menatap sinis dan separuh tak peduli melihat betapa mahalnya harga untuk sebuah kursi di tim F1, sementara Manor sendiri bukanlah tim unggulan dan masa depan Rio di ajang tersebut seakan masih berada di awang-awang. Sehingga bantuan dari Kemenpor...

3 Wakil Indonesia Berebut Tiket Semifinal Thailand Masters 2016

Image
Ket.gambar: Dinar Dyah Ayustine (badmintonindonesia.org) Indonesia hanya menyisahkan tiga wakil di babak perempatfinal Thailand Masters 2016. Sejumlah besar wakil Indonesia gugur di babak 16 besar turnamen berhadiah 120 ribu dolar AS ini. Tiga wakil yang akan memperebutkan tiket semifinal masing-masing mewakili sektor ganda putra, tunggal putri dan ganda campuran.  Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal mengikuti jejak senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Juara Malaysia Masters 2016 bermain di bawah performa terbaik sehingga tak bisa melewati hadangan wakil Tiongkok, Wang Yilyu/Zhang Wen, 10-21, 17-21.  Dengan demikian Hendra/Ahsan menjadi satu-satunya wakil dari sektor ganda putra. Sebagai unggulan pertama, harapan Merah Putih untuk membawa pulang gelar dari Thailand dilatakkan di pundak keduanya. Setelah menumbangkan pasangan gado-gado Lukhi Apri Nugroho/Pakkawat Vilailak (Indonesia/Thailand), dengan skor 21-14, 21-16 d...

Sony Keok, Firman Melaju ke 16 Besar Thailand Masters 2016

Image
Ket.gambar: Firman Abdul Kholik (badmintonindonesia.org) Indonesia meloloskan sejumlah wakil ke babak 16 besar Thailand Masters 2016. Langkah unggulan pertama ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan belum terbendung. Di pertandingan pertama pasangan nomor dua dunia ini hanya butuh tak kurang dari 28 menit untuk mengandaskan wakil tuan rumah Krit Tantianankul/Natdanai Uakoolwarawat, 21-14, 21-12. Di babak 16 besar Hendra/Ahsan bertemu pasangan gado-gado Lukhi Apri Nugroho (Indonesia) berpasangan dengan Pakkawat Vilailak (Thailand). Selain Hendra/Ahsan, Indonesia juga meloloskan  Andrei Adista/Agripinna Prima Rahmanto Putra yang akan menantang unggulan tiga asal Korea Selatan Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol. Satu pasangan lainnya, Gideon Markus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan unggulan tujuh menantang pasangan non unggulan dari Tiongkok Wang Yilyu/Zhang Wen. Di tunggal putra, Firman Abdul Kholik  berhasil mengikuti jejak seniornya Simon Sant...

Praveen/Debby Sempurnakan Mimpi Buruk Ganda Campuran Indonesia

Image
Ket.gambar: Praveen/Debby (badmintonindonesia.org) Jalan Indonesia untuk membawa pulang gelar ganda campuran dari Thailand Masters 2016 kian tertutup. Unggulan kedua, sekaligus andalan Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto gagal mempertahankan konsistensi seperti saat tampil di India Grand Prix Gold beberapa waktu lalu. Alih-alih menambah pundi juara, Praveen/Debby malah keok di babak awal. Bila di India, pasangan nomor delapan dunia ini tampil prima hingga partai pamungkas, kali ini lawan di partai final itu berhasil balas dendam. Adalah Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai menjadi mimpi buruk bagi Praveen/Debby. Wakil tuan rumah itu hanya butuh tak lebih dari setengah jam untuk menuntaskan pertandingan dengan skor mencolok, 13-21, 15-21.  Bahkan di awal set pertama pasangan non unggulan itu mampu memimpin hingga 10-3. Permainan netting Taerattanachai begitu agresif sehingga kerap memotong laju bola yang diarahkan Praveen/Debby. Tampak jelas...