(pada mulanya adalah KATA...)

Friday, May 17, 2019

Jangan Mudah Percaya, Pastikan Selalu Konsumsi Air Minum dalam Kemasan yang Terpercaya


Ilustrasi dari www.danone.com
Air merupakan senyawa penting bagi semua makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Bukan rahasia lagi, kebutuhan akan air minum sudah menjadi sama pentingnya seperti makanan dan pakaian. Tak terpenuhinya kebutuhan ini akan berdampak buruk bagi kehidupan. Itulah mengapa air menjadi salah satu kebutuhan primer manusia.

Saking pentingnya air bagi tubuh, muncul anggapan bahwa manusia bisa bertahan hidup selama berhari-hari tanpa makanan, namun tidak tanpa air. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa 50 persen tubuh manusia terdiri dari air.

Penegasan akan pentingnya air ini kembali saya dengar dalam acara “Hydration Talk” yang digelar Danone-AQUA dan Indonesia Hydration Working Group di salah satu hotel di bilangan Jakarta pada Selasa, 14 Mei 2019 lalu.

Hadir pada kesempatan tersebut Rosalina Privita, Vice President Research & Innovation PT.Tirta Investama (Danone-AQUA); dr.Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Diana Sunardi, M. Gizi, SpGK - Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG); dan dr. Tria Rosemiarti - Hydration Science Director PT. Tirta Investama (Danone-AQUA).
Rosalina Privita menyampaikan sambutan membuka acara/Anisa Deasty
Menurut dr.Nurul, salah satu akibat kekurangan cairan adalah dehidrasi. Sebenarnya cukup mudah mengenali tanda-tanda awal gejala dehidrasi. Beberapa gejala tersebut antara lain: 1) merasa haus dan pusing, 2) Mulut dan kulit kering, 3) Kelelahan 4) Jarang buang air kecil, 5) Urin berwarna lebih gelap, serta berbau lebih kuat.
dr.Nurul Ratna Mutu Manikam
“Saat kita merasa haus sebenarnya kita sudah mengalami dehidrasi ringan,” tegas dr.Nurul yang juga berpraktik di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Bila tidak segera diatasi, dehidrasi akan membawa sejumlah dampak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dampak dehidrasi dalam jangka pendek di antaranya:
a) Mudah cemas dan tegang
b) Konsentrasi menurun
c) Daya ingat visual sesaat menurun
d) Mudah mengantuk

Bila dehidrasi masih terus berlanjut akan berdampak panjang. Tubuh akan terserang sejumlah penyakit seperti batu ginjal, infeksi saluran kemih, hingga meningkatnya risiko kegemukan.

Terkait hal terakhir itu dr.Nurul menegaskan air minum tidak berdampak langsung pada kegemukan seseorang. Berkembang anggapan di masyarakat tertentu, air dapat menyebabkan kegemukan. 

Padahal yang menyebabkan kegemukan itu karena terlalu banyak mengkonsumsi garam atau unsur tertentu yang terkandung dalam air sehingga membuat unsur tersebut mengendap dan menambah berat badan.

Untuk menghindari terjadinya dehidrasi maka dianjurkan untuk minum air yang cukup. Air yang cukup akan membuat proses biokimia, pengaturan suhu, pelarut, pembentukan sel, pelumas sendi dan bantalan organ tubuh, media transportasi zat energi dan sisa metabolisme-yang merupakan fungsi air bagi tubuh-bisa berjalan semestinya.

“Dengan demikian air membantu tubuh menggunakan nutrisi secara lebih efektif. Oleh karena itu penting untuk menerapkan kebiasaan minum air untuk menjaga hidrasi dalam tubuh tetap sehat,” sambung dr.Nurul.

Lebih lanjut dr.Nurul mengatakan dalam rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan di Tumpeng Gizi Seimbang, terlihat bahwa selain memenuhi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, kita juga harus memenuhi kebutuhan air dengan rekomendasi delapan gelas sehari.

Minum delapan gelas sehari merupakan anjuran ideal. Namun demikian patut diketahui tingkat kebutuhan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, berat badan, penyakit, jenis kelamin, hingga iklim.

Secara umum kebutuhan air perempuan dewasa adalah 7 gelas atau 1,8 liter. Kebutuhan laki-laki dewasa lebih banyak yakni delapan gelas atau 2 liter. Anak-anak dianjurkan untuk mengkonsumsi air sebanyak enam gelas atau 1,2 liter per hari sesuai kebutuhannya.  Sementara ibu hamil membutuhkan 7 gelas plus 1 gelas, jumlah tersebut sedikit lebih kurang dari ibu menyusui yang membutuhkan 7 gelas plus 3 gelas.

Air Minum dalam Kemasan Terpercaya
Banyak sumber untuk mencukupkan kebutuhan air bagi tubuh. Salah satunya berasal dari Air Minum dalam Kemasan (AMDK). Secara sederhana AMDK merupakan air baku yang telah diproses dengan berbagai cara dan dikemas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Secara kasat mata bisa dilihat tingginya kecenderungan masyarakat, terutama di perkotaan untuk mengkonsumsi AMDK. Di Indonesia beredar sejumlah tipe AMDK yakni air mineral dengan pH 6.5-8.5, air demineral yang diproses dengan cara destilasi atau deionisasi dengan pH 5.0-7.5. Selain itu ada air beroksigen dan air alkali yang diperoleh dengan penambahan garam (elektrolisis) dengan pH di angka 8.9-9.97.

Berseliweran berbagai jenis air mineral tidak serta merta membuat masyarakat bisa dengan enteng menkonsumsinya. Dr. dr. Diana Sunardi mengingatkan, tidak semua jenis AMDK layak untuk dikonsumsi manusia.

“Air minum kemasan yang layak dikonsumsi memiliki kemasan atau botol yang bersih, label dan tanggal kadaluwarsa yang jelas, serta kode produksi yang sama pada bagian tutup dan botolnya,” beber Dr. dr. Diana Sunardi.
Syarat air minum yang baik menurut peraturan pemerintah/slide presentasi
Lebih lanjut dr.Diana menambahkan, “Setelah itu pastikan air dalam kemasan berkualitas baik, dengan tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa sebelum diminum. Dan pastinya tidak mengandung bahan berbahaya.”

Karena itu dr.Diana mengingatkan untuk tidak cepat percaya dengan promosi dan berbagai propaganda yang beredar di masyarakat. Penting bagi setiap orang untuk melihat sumber dan kredibilitas informasi tersebut. Bahkan, perlu dukungan kajian ilmiah dalam komunikasi dan klaim untuk manfaat kesehatan lain bagi tiap tipe air minum.

Komitmen AQUA
Salah satu AMDK yang sudah jamak beredar di masyarakat adalah AQUA. Sebagai merek kelahiran Indonesia, selama lebih dari 46 tahun Danone-AQUA selalu berusaha memberikan kebaikan air kepada masyarakat dengan menyediakan hidrasi sehat sekaligus memelihara keberlangsungan alam.

Seperti dikatakan dr. Tria Rosemiarti, Danone-AQUA memiliki misi untuk memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Hal ini sejalan dengan visi besar Danone, “One Planet One Healt.”
“Kami percaya bahwa kesehatan masyarakat ditentukan oleh gaya hidup dan lingkungan yang juga sehat,” tegas dr.Tria.

Dengan menggunakan sistem terintegrasi dan selalu menjaga keaslian sumber air, produk AQUA sudah diakui kualitasnya. Tingkat higienis dan kualitas selalau terjaga sesuai strandar keamanan pangan dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Karena itu siapa saja yang memilih AMDK untuk mencukupi kebutuhan hidrasi tubuh, pilihan terhadap produk AQUA sungguh tepat.


Post a Comment

1 comment:

Jangan Mudah Percaya, Pastikan Selalu Konsumsi Air Minum dalam Kemasan yang Terpercaya

Ilustrasi dari www.danone.com Air merupakan senyawa penting bagi semua makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Bukan rahasia lagi, kebu...