"Last Dance" Ronaldo Berakhir Pilu, Portugal Dibungkam Spanyol dan Roberto Martinez Pun Ikut Mundur

Cristiano Ronaldo usai Portugal dikalahkan Spanyol/AFP/THOMAS COEX
Tim nasional Spanyol berhasil mengatasi perlawanan timnas Portugal dalam duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa, 7 Juli 2026 dini hari WIB.

La Furia Roja mencatatkan kemenangan tipis satu gol tanpa balas. Pahlawan kemenangan Spanyol adalah pemain pengganti Mikel Merino di penghujung laga.

Gol di akhir babak kedua itu berawal dari umpan terobosan Dani Olmo yang bisa diselesaikan dengan sempurna untuk memperdaya Diogo Costa.

Hasil ini mengantar Spanyol ke babak delapan besar menghadapi pemenang antara Amerika Serikat versus Belgia. Sementara itu, harapan Portugal untuk berbicara banyak di perhelatan akbar empat tahunan kali ini harus kandas. Sekaligus menjadi kado pahit untuk perpisahan Cristiano Ronaldo yang sudah memutuskan pensiun dari timnas Portugal seusai Piala Dunia 2026.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez pun tak kuasa menahan kekecewaannya. Ia sesal karena gagal membawa timnya melangkah jauh. Ia pun mengatakan hasil ini sekaligus menjadi awal dari era baru timnas Portugal termasuk di jajaran kepelatihan.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru," tandas Martinez.

Ia mengaku senang bisa mendapatkan pengalaman menangani Portugal selama lebih dari tiga tahun.

"Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya."

Ia mengatakan bahwa keputusan ini diambil karena ia tidak berhasil memenuhi target menjuarai Piala Dunia 2026.

"Keputusan ini belum ditentukan sebelumnya. Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (melatih Portugal).”

Kesedihan juga dirasakan pemain Portugal Bruno Fernandes. Ia menyebut timnya tidak tampil dengan performa terbaik terutama di babak kedua.

"Jelas kami sedih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan yaitu memenangkan semuanya. Sayangnya kami tidak berada di level terbaik kami. Saya pikir kami bermain lebih baik di babak pertama hari ini, tetapi di babak kedua kami melakukan kesalahan yang sama yaitu bertahan terlalu rendah di lapangan, memberikan bola kepada mereka.”

Gelandang Manchester United itu menilai strategi yang dilakukan di babak kedua sungguh berisiko yang kemudian terbukti di menit akhir pertandingan.

"Ketika ini terjadi, cepat atau lambat Anda akan kebobolan gol. Selamat kepada Spanyol, mereka memiliki kualitas, tetapi saya pikir jika kami terus melakukan apa yang kami lakukan di babak pertama, kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik."

Susunan pemain Portugal versus Spanyol:

Portugal (4-2-3-1): 1-Costa (GK); 20-Cancelo (5-Dalot 71'), 3-Dias, 13-Veiga, 25-Mendes (2-Semedo 56'); 15-Neves, 23-Vitinha (10-Bernardo Silva 83'); 18-Neto (26-Conceicao 83'), 11-Joao Felix (17-Leao 71'), 8-Fernandes; 7-C. Ronaldo (C).

Pelatih: Roberto Martinez

Spanyol (4-3-3): 23-Simon (GK); 12-Porro, 22-Cubarsi, 14-Laporta, 24-Cucurella; 16-Rodri (C), 20-Pedri (8-Fabian 85'); 19-Lamine Yamal, 15-Baena (7-Ferran 75'), 10-Olmo (6-Merino 85'); 21-Oyarzabal (Iglesias 90'+7).

Pelatih: Luis de la Fuente

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Terus Sampai Jauh...

Mau Nyaman Bermain Game Android tapi Minim Budget? ASUS ZenFone Max M2 Saja!

Millennial Marzukiana, Strategi “Proxy War” Ananda Sukarlan untuk Bang Maing