Sejarah Rio Haryanto Baru Saja Dimulai

                                         Rio Haryanto (REUTERS/Brandon Malone)


Rio Haryanto heads out fot the first time-the first official lap for and Indonesia in F1 history. Momentous stuff.

Demikian petikan komentar langsung di situs resmi F1 jelang sesi latihan pertama balapan pembuka musim ini di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Waktu itu kira-kira pukul 12.44 waktu setempat. Jumat, 18 Maret 2016.

Itulah saat pertama debutan asal Indonesia ini mengaspal secara resmi di lintasan F1. Sejarah baru bagi Rio dan bangsa Indonesia pun dimulai. Dalam sesi latihan pertama yang dipatok selama 1,5 jam, Rio beradu mengukir waktu tercepat dengan 21 pebalap lainnya.

Pebalap 23 tahun itu coba mengakrabkan diri dengan tunggangan MRT05. Pun dengan arena lintasan yang akan dilahapnya secara resmi dua hari mendatang. Dalam kesempatan itu rookie asal Surakarta itu menunjukkan diri sejauh mana tingkat adaptasi dengan mobil dan lintasan sebagai persiapan penting jelang sesi balapan. Publik pun menanti sejauh mana hasilnya, sambil melihat jumlah lap yang bisa disantap dan catatan waktu yang diukir. Lantas, coba membuat perbandingan dengan rekan setim, Pscal Wehrlein dan para jagoan lainnya.

Hasilnya?

Rio masuk lintasan kurang lebih 14 menit setelah sesi latihan bebas pertama dimulai. Hujan turun. Lintasan pun basah. Para pebalap memutuskan kembali ke garasi. Tak terkecuali Rio.
Setelah kondisi lebih baik, Rio pun mengaspal. Pada free practice pertama ini Rio hanya sanggup melapah tujuh lap, berlangsung selama 90 menit. Catatan waktu terbaik Rio yakni satu menit dan 43,372 detik.

Bersama 11 pebalap lainnya, jumlah lap Rio tak sampai dua digit. Tak banyak yang mampu menyantap 10 lap atau lebih. Jumlah lap terbanyak disantap Jenson Button dan waktu tercepat diukir sang juara bertahan Lewis Hamilton dengan satu menit dan 29,725 detik. Catatan waktu Rio tertinggal 13 detik dari Hamilton.

Kondisi sirkuit sempat cerah dan kering sekitar 30 menit sebelum sesi latihan berakhir. Menjelang akhir sesi latihan, mobil Rio mengalami slip. Kendaraan yang dipacu tak mendapatkan grip dan meluncur cukup lebar dari gravel. Untung saja Rio tak mengalami masalah. Namun situasi ini cukup mempengaruhi usahanya untuk mengukir catatan waktu terbaik.

Lantas bagaimana dengan rekan setim? Tak mengalami masalah berarti, Pascal menempati urutan ke-16 atau tiga tingkat di atas Rio dengan catatan waktu 1 menit dan 40.401 detik.

Lebih lambat

Kondisi sirkuit Albert Park tak juga berubah di sesi latihan kedua. Hujan seakan tak mau meninggalkan para pebalap. Tak heran kondisi ini membuat banyak pebalap urung turun ke lintasan di 20 menit pertama.

Sepertinya dalam kondisi terpaksa duo Manor Racing, Rio dan Pascal mengaspal. Kondisi lintasan yang tak berubah membuat Rio gagal menajamkan catatan waktu. Torehan waktu di latihan kedua lebih lambat dari sesi latihan pertama, 1 menit dan 44.304 detik. Namun jumlah lap yang disantap jauh lebih banyak, bahkan paling banyak dari seluruh pebalap, yakni 22 lap.

Di sesi latihan ini kondisi lintasan benar-benar menjadi masalah. Tujuh pebalap bahkan tidak mencatatkan waktu sama sekali. Catatan waktu terbaik masih menjadi milik Hamilton, 1 menit dan 38.841 detik.

Awal buruk?
Tentu saja tidak. Kondisi lintasan benar-benar tak ideal dan sangat menyulitkan para pebalap tanpa terkecuali. Sampai-sampai ada tujuh pebalap tak mengukir catatan waktu sama sekali. Bahkan salah satu jagoan, Nico Rosberg dengan Mercedes-nya menabrak dinding pembatas.

Beruntung Rio mampu mengukir catatan waktu dengan tanpa mengalami masalah berarti dengan tunggangannya. Mobil MRT05 utuh sampai akhir. Tak hanya itu ia mampu menyantap lap terbanyak walau hanya berada di tempat ke-14, dua tingkat di belakang Pascal, di akhir sesi latihan.   

Dalam pernyataannya Manor mengaku ini bukan hasil yang buruk bagi dua debutan itu. Kondisi lintasan menjadi tantangan tersendiri yang membuat para rookie itu harus bekerja dan beradaptasi ekstra keras.

“..Mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik, tetap di aspal, dan bersama-sama membuat lap terbanyak dari tim lain. Bukan awal yang jelek untuk musim pertama mereka,”ungkap Manor.

Mengaspal di lintasan balap F1 menjadi pengalaman pertama bagi Rio. Dalam pengakuannya usai sesi latihan, Rio menimba hal positif dari latihan hari pertama ini. Ia pun berharap kondisi alam bisa lebih bersahabat di sesi latihan ketiga dan kualifikasi, Sabtu (19/3) besok dan race, Minggu (20/3) nanti.

“Today's weather was something different, that's for sure. I've never run in an F1 car in the wet so although a day like today can have its frustrations, it was very positive to get this experience so soon. Another box ticked. Of course it would have been good to get some more dry running today to help prepare for the rest of the weekend. The next couple of days are unpredictable but hopefully the worst of the weather is behind us and we can attack the programme again tomorrow,”ungkap Rio dikutip dari Crash.Net. 

N.B Hasil sesi latihan bebas kedua (sumber Crash.Net):

1. Lewis Hamilton GBR Mercedes-Mercedes 1m 38.841s
2. Nico Hulkenberg GER Force India-Mercedes 1m 39.308s
3. Kimi Raikkonen FIN Ferrari-Ferrari 1m 39.486s
4. Daniel Ricciardo AUS Red Bull-TAG Heuer 1m 39.535s
5. Carlos Sainz Jr ESP Toro Rosso-Ferrari 1m 39.786s
6. Fernando Alonso ESP McLaren-Honda 1m 39.895s
7. Jenson Button GBR McLaren-Honda 1m 40.008s
8. Sebastian Vettel GER Ferrari-Ferrari 1m 40.761s
9. Sergio Perez MEX Force India-Mercedes 1m 41.256s
10. Daniil Kvyat RUS Red Bull-TAG Heuer 1m 42.411s
11. Esteban Gutierrez MEX Haas-Ferrari 1m 42.891s
12. Pascal Wehrlein GER MRT-Mercedes 1m 43.401s
13. Romain Grosjean FRA Haas-Ferrari 1m 43.731s
14. Rio Haryanto INA MRT-Mercedes 1m 44.304s
15. Nico Rosberg GER Mercedes-Mercedes 1m 47.356s
16. Kevin Magnussen DEN Renault-Renault No time
17. Jolyon Palmer GBR Renault-Renault No time
18. Felipe Massa BRZ Williams-Mercedes No time
19. Valtteri Bottas FIN Williams-Mercedes No time
20. Marcus Ericsson SWE Sauber-Ferrari No time
21. Felipe Nasr BRZ Sauber-Ferrari No time
22. Max Verstappen NED Toro Rosso-Ferrari No time 

Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Kompasiana, 18/03/2016.

Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Rantai Juara Indonesia di Singapura Open SS 2016

Menulis Terus Sampai Jauh...

Millennial Marzukiana, Strategi “Proxy War” Ananda Sukarlan untuk Bang Maing